BLANTERSWIFT101

Ubuntu 17.10 Artful Aardvark Diluncurkan, Bawa Desktop Environment GNOME 3.26.1

Saturday, 2 December 2017


Tepat 19 Oktober 2017 pukul 20.08 WIB Kemarin, Adam Conrad dari Canonical mengumumkan rilis final Ubuntu 17.10 Artful Aardvark. Sudah banyak media yang menyiarkan peluncuran rilis Ubuntu sebelum waktu tersebut karena memang berkas ISO biasanya diunggah terlebih dahulu sebelum pengumuman.

Sangat wajar ada selisih waktu antara pengunggahan ISO dan pengumuman resmi, mengingat butuh waktu untuk menuliskan pengumuman via posel dan umumnya berkas ISO yang diunggah diuji di detik-detik terakhir untuk memastikan tidak ada masalah dengannya, seperti kasus pada citra ISO FreeBSD dan Debian beberapa waktu lalu.

“Diberi nama kode ‘Artful Aardvark’, Ubuntu 17.10 melanjutkan tradisi membanggakan dari pengintegrasian teknologi open-source terhebat dan teranyar ke dalam distribusi Linux berkualitas tinggi, mudah dipakai,” kata Conrad. “Seperti biasanya, tim telah bekerja keras pada siklus ini, (dengan) memperkenalkan fitur-fitur baru dan pembenahan banyak bug.”

Ubuntu 17.10 Artful Aardvark menjadi rilis Ubuntu paling menarik dalam beberapa tahun terakhir. Tak sedikit, pengguna atau pemerhati Ubuntu yang menyampaikan, rilis-rilis Ubuntu terasa membosankan karena tak ada perkembangan yang berarti pada Unity 7—​kebanyakan hanya perbaikan masalah dan bug.

Fitur Fitur Baru Ubuntu 17.10




Di Artful Aardvark ini, Ubuntu menjadi sangat menarik karena peralihannya ke GNOME sebagai desktop environment utama, tepatnya versi 3.26.1. Sebagai catatan, pihak Canonical berusaha sepenuh tenaga untuk membantu pengguna beranjak dari Unity7 dengan menyediakan Ubuntu Dock (dock berbasis Dash to Dock) mirip seperti Unity Launcher.

Wayland pun menjadi display server utama yang ditawarkan pengembang lewat login manager, dengan tetap menyediakan sesi Xorg Server (Ubuntu on Xorg). Sebagai login manager, kini Ubuntu memanfaatkan GDM menggantikan login manager buatannya sendiri, LightDM.

Jika Anda rindu dengan Ubuntu yang menampilkan tombol kontrol jendela di bagian kanan (selama di Unity, Ubuntu memasang tombol tersebut di bagian kiri), berterimakasihlah kepada rilis Artful Aardvark, karena pengembang mengembalikan tombol itu ke bagian kanan, yang mungkin bakal terasa aneh bagi pengguna Ubuntu 16.04 LTS dan 17.04.

Ubuntu 17.10 Artful Aardvark juga menyediakan paket-paket baru, termasuk LibreOffice 5.4.

Sebagai fitur under-the-hood, rilis ini menghadirkan kernel Linux 4.13, GCC 7.2, Glibc 2.25, Python 3.6, dsb.

Sesuai pengumuman sebelumnya, Ubuntu 17.10 tidak lagi menyediakan ISO 32-bit, sehingga Anda harus menggunakan Ubuntu 64-bit. Jika Anda ragu apakah sistem Anda mendukung 64-bit, komputer yang Anda beli sekitar 1,5 dekade ini pasti telah mendukung arsitektur tersebut, sehingga tidak masalah jika Anda menggunakan 64-bit. Para pengguna 16.04 dan 17.04 32-bit juga tidak perlu khawatir, karena sistem mereka tetap dapat dimutakhirkan ke rilis ini dengan lancar.

Langsung saja, jika Anda ingin mengunduh citra ISO Ubuntu silakan kunjungi Halaman Download Ubuntu.